PELNI Siapkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Operasional Transportasi Lebaran 2026

Dalam rangka mempersiapkan operasional transportasi Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) telah menyiapkan langkah-langkah strategis. Mengawali periode Angkutan Lebaran pada 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
Kesiapan PT PELNI
Tri Andayani, Direktur Utama PELNI yang biasa dipanggil Anda, mengungkapkan bahwa mereka memperkirakan total penumpang Angkutan Lebaran tahun ini mencapai 641 ribu orang. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, PELNI telah menyiapkan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.
Anda mengatakan, “Total ketersediaan tiket selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai 751.555 tiket, dengan total kapasitas seluruh kapal sebesar 56.069 seat yang sudah termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait. Kami memastikan kapal PELNI dapat mengangkut masyarakat untuk mudik aman berbagi harapan.”
Persiapan PT PELNI
PT PELNI menerapkan tiga pilar utama dalam persiapannya, yaitu safety first, zero accident dan service excellent. Selain itu, semua awak kapal PELNI telah memenuhi persyaratan sertifikasi wajib sesuai dengan regulasi internasional, sehingga kualifikasi awak kapal dapat dijamin untuk menjaga keselamatan pelayaran.
“Kami telah melaksanakan ramp check menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan RI pada seluruh kapal penumpang untuk memastikan kelaiklautan, memantau ketersediaan BBM, air tawar, perbekalan, serta fasilitas penumpang dan awak kapal,” tambah Anda.
Anda juga menekankan pentingnya penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.
Imbauan PT PELNI
“Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Anda.
Untuk memastikan kelancaran Angkutan Lebaran, PELNI juga telah mengadakan workshop keselamatan kapal untuk seluruh ABK, menyiapkan posko bersama dan monitoring BMKG, menyesuaikan rute serta jadwal pelayaran, dan menempatkan personil pengamanan internal dan eksternal baik di atas kapal maupun di pelabuhan.
Cara Mendapatkan Tiket
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh di berbagai channel pembelian, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, dan berbagai platform online dan offline lainnya.
Untuk pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan berbagai platform pembayaran, termasuk BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, dan berbagai platform lainnya.
Proyeksi Pelabuhan Terpadat
- Makassar
- Balikpapan
- Batam
- Ambon
- Bau-Bau
Sementara itu, proyeksi pelabuhan kedatangan terpadat antara lain Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.
Proyeksi Ruas Terpadat
- Batam – Belawan
- Belawan – Batam
- Balikpapan – Surabaya
- Kumai – Semarang
- Makassar – Surabaya
Tentang PELNI
PELNI merupakan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran. Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain itu, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah tertentu. Kapal perintis ini menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute.
Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
