Truk Fuso Tabrak NMAX di Jalinsum Sergai, Satu Korban Jiwa Akibat Rem Blong

Di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan – Tebing Tinggi, tepatnya di KM 67-68, Desa Sei Bamban, terjadi sebuah kecelakaan tragis pada Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk fuso dan sepeda motor Yamaha NMAX yang berujung pada kehilangan nyawa satu orang.
Detail Kecelakaan di Jalinsum
Kecelakaan maut ini melibatkan kendaraan berat, yaitu truk fuso head trailer dengan nomor polisi BK-8123-XH, yang bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha NMAX berplat BK-6322-SAJ. Akibat dari insiden tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Awal Mula Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma W. Silitonga, bersama Kanit Gakkum Ipda Juarno, mengungkapkan bahwa kecelakaan ini terjadi ketika kedua kendaraan sedang melaju dari arah yang sama, yaitu dari Medan menuju Tebing Tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, diduga truk fuso mengalami rem blong. Hal ini menyebabkan truk tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor yang sedang melaju pelan akibat kepadatan arus lalu lintas.
Dampak Kecelakaan
Tabrakan tersebut menyebabkan sepeda motor dan pengendaranya terdorong ke depan, sebelum akhirnya truk fuso kembali menabrak bagian belakang truk tronton yang belum diketahui identitasnya. Insiden ini berakibat fatal, di mana korban terjepit di antara kedua kendaraan tersebut.
Setelah kejadian, truk tronton tersebut langsung melarikan diri menuju arah Tebing Tinggi, meninggalkan lokasi kecelakaan tanpa memberikan pertolongan.
Identitas Korban dan Kondisi Kendaraan
Korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah Martinus Sihombing, seorang pria berusia 31 tahun, yang merupakan warga Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Ia mengalami luka serius di wajah dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSU Melati di Desa Pon untuk keperluan visum.
Sementara itu, pengemudi truk fuso, Herlinson Purba, yang berusia 64 tahun dan berasal dari Kota Pematang Siantar, tidak mengalami luka dalam insiden naas ini.
Kerugian Material
Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor yang dikendarai oleh Martinus mengalami kerusakan berat di bagian depan dan belakang. Di sisi lain, truk fuso juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan, dengan bemper depan sebelah kanan yang hancur, setir yang patah, dan kaca depan yang pecah. Total kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Pihak kepolisian Satlantas Polres Serdang Bedagai saat ini sedang melaksanakan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Salah satu fokus utama mereka adalah memburu kendaraan truk tronton yang melarikan diri setelah terjadinya insiden tersebut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama dalam hal pemeliharaan kendaraan berat dan kewaspadaan pengemudi. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.
Pentingnya Keselamatan Berkendara
Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab semua pengguna jalan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya:
- Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan.
- Selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan.
- Hindari mengemudi dalam keadaan lelah atau di bawah pengaruh alkohol.
- Berikan jarak yang cukup antara kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan.
- Sosialisasikan keselamatan berkendara kepada orang sekitar.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, dan keselamatan di jalan raya dapat terjaga dengan baik.




