Lom Lom Suwondo Presentasikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna Resmi

Dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin, 13 April 2026, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mempersembahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati untuk Tahun Anggaran 2025. Momen ini menjadi sangat penting bagi masyarakat Deli Serdang, karena laporan ini menjelaskan secara rinci tentang kinerja pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Pentingnya LKPJ dalam Pengelolaan Pemerintahan
LKPJ merupakan dokumen yang merangkum seluruh capaian dan kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Laporan ini disusun berdasarkan beberapa aspek penting, termasuk pelaksanaan program dan kegiatan, tugas pembantuan, serta permasalahan yang dihadapi beserta langkah-langkah penyelesaiannya. Dengan adanya LKPJ, masyarakat dapat melihat transparansi dan akuntabilitas dari pengelolaan keuangan daerah.
Proses penyusunan LKPJ ini berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, yang mengatur tentang pengelolaan keuangan daerah. Penerapan prinsip-prinsip tertib, transparan, dan bertanggung jawab menjadi landasan utama dalam setiap langkah yang diambil oleh pemerintah daerah.
Capaian Pendapatan Daerah
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam LKPJ adalah realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada tahun anggaran 2025, PAD mencapai Rp1.426.322.825.952,45, yang berarti mencapai 89,16% dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.599.788.162.625,00. Berikut adalah rincian capaian PAD:
- Pajak daerah: 85,79%
- Retribusi: 50,85%
- Hasil kekayaan daerah: 104,80%
- Lain-lain PAD: 124,52%
Rincian ini menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa sektor yang belum mencapai target, namun secara keseluruhan, kinerja PAD patut diapresiasi. Ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan keberlangsungan program-program pemerintah.
Belanja dan Pendapatan Transfer
Dalam laporan tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa belanja daerah untuk tahun 2025 dianggarkan sebesar Rp5.048.003.583.084,00. Realisasi belanja tersebut tercatat mencapai Rp4.263.545.147.642,69, atau setara dengan 84,46% dari total anggaran yang direncanakan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berupaya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran demi kepentingan masyarakat.
Selain itu, pendapatan transfer yang diterima oleh daerah juga mengalami peningkatan signifikan, dengan total realisasi sebesar Rp3.402.782.860.599,00, yang mencapai 105,06% dari target yang ditetapkan. Total pendapatan daerah secara keseluruhan mencapai Rp4.833.274.556.551,45, atau 99,80% dari target yang telah ditentukan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang baik.
Audit dan Akuntabilitas Keuangan
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD, Zakky Shahri SH, bersama dengan Wakil Ketua H. Hamdani Saputra SSos dan Agustiawan Saragih. Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan bahwa LKPJ telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan saat ini masih dalam tahap audit lanjutan. Proses ini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyadari bahwa masih terdapat berbagai hal yang perlu diperbaiki. Dalam sambutannya, Lom Lom Suwondo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan perbaikan di semua sektor. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Hal ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
Komitmen untuk Peningkatan Layanan Publik
Keberhasilan dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program-program pemerintah tidak hanya diukur dari angka-angka yang disampaikan dalam LKPJ. Namun, lebih dari itu, hal ini juga berkaitan erat dengan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, agar kebutuhan dan harapan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Beberapa langkah strategis yang sedang dan akan dilakukan meliputi:
- Peningkatan infrastruktur publik untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.
- Program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan.
- Inovasi dalam pelayanan publik berbasis teknologi untuk efisiensi dan efektivitas.
- Monitoring dan evaluasi berkala terhadap program yang dilaksanakan.
- Partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program.
Transparansi dan Partisipasi Masyarakat
Transparansi dalam pengelolaan anggaran menjadi hal yang krusial untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berupaya untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan program. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek dari kebijakan, tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Melalui berbagai forum dan kegiatan, pemerintah berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat. Ini menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel. selain itu, pemerintah juga berencana untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung transparansi, seperti penyampaian laporan keuangan secara daring yang dapat diakses oleh masyarakat.
Pendidikan dan Kesehatan sebagai Prioritas
Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama dalam LKPJ Bupati 2025. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah telah meluncurkan berbagai program, antara lain:
- Pemberian beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
- Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah.
- Program pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran.
Sementara itu, dalam sektor kesehatan, pemerintah berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
- Pembangunan fasilitas kesehatan baru di daerah yang belum terlayani.
- Peningkatan kualitas layanan di puskesmas dan rumah sakit.
- Program kesehatan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.
Pengembangan Ekonomi Daerah
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga menyadari pentingnya pengembangan ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa inisiatif telah dilakukan untuk mendukung pengembangan ekonomi, antara lain:
- Pemberian dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
- Pengembangan potensi pariwisata daerah yang belum tergali.
- Kerjasama dengan sektor swasta untuk investasi di daerah.
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan ekonomi daerah dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Peningkatan ekonomi yang berkelanjutan akan berdampak positif pada kualitas hidup masyarakat Deli Serdang.
Rencana Aksi Ke Depan
Menatap masa depan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memiliki rencana aksi yang jelas untuk melanjutkan semua program dan kegiatan yang telah direncanakan. Dalam LKPJ Bupati 2025, disampaikan bahwa keberlanjutan program-program ini akan menjadi fokus utama, dengan penekanan pada:
- Implementasi program berbasis masyarakat yang melibatkan partisipasi aktif.
- Penguatan sinergi antar lembaga untuk meningkatkan efektivitas program.
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia di semua sektor.
Dengan adanya rencana aksi yang terstruktur, diharapkan setiap langkah yang diambil akan menjawab tantangan dan permasalahan yang ada, serta mewujudkan Deli Serdang yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.
Secara keseluruhan, LKPJ Bupati 2025 menjadi sarana penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan dan memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat tentang apa yang telah dicapai. Melalui laporan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan partisipasi masyarakat, masa depan Deli Serdang diharapkan akan semakin cerah.




